Kata Penutup
Akhirnya, setelah 12 episode panjang, "Godaan Making Love" selesai juga. Cerbung ini lahir dari keinginan sederhana: ingin menulis kisah cinta yang tidak instan, yang tumbuh pelan di tengah konflik nyata kehidupan—antara lingkungan dan pembangunan, antara idealisme dan kemanusiaan, antara godaan nafsu dan kesabaran menunggu halal. Saya terinspirasi dari banyak cerita nyata di daerah-daerah sawit Sumatera Selatan: karyawan pendatang yang jauh dari keluarga, anak muda PNS yang ingin ubah dunia, warga desa yang khawatir sungai tercemar, dan tentu saja, cinta yang sering kali muncul di tempat paling tak terduga. Meski Kabupaten Gelumbang dan PT GML fiktif belaka (terinspirasi dari Kecamatan Gelumbang di Muara Enim serta wacana pemekarannya), saya harap pembaca merasa seperti sedang berada di sana—bau tanah sawit basah, deru mesin pabrik, aroma kolak saat buka puasa bersama, dan angin Lebaran yang membawa harapan baru. Terima kasih banyak kepada semua pembaca yang setia mengikuti...